Golongan Orang yang Terbebas dari Siksa Kubur
Alam kubur merupakan persinggahan antara kehidupan dunia dan akhirat. Bagaimana nasib mereka di alam kubur akan berbanding lurus dengan amalannya semasa di dunia.
Jika di dunia beramal baik akan diberi rahmat oleh Allah dan mendapat nikmat kubur. Sebaliknya, manusia yang lalai dan tidak beriman akan mendapatkan siksa kubur.
Dalam beberapa riwayat, Rasulullah mengabarkan akan ada beberapa golongan orang yang terhindar dari siksa kubur. Mereka adalah,
1. Mati syahid di jalan Allah
Suatu ketika ada sahabat yang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Ya Rasulullah, mengapa kaum mukmin diuji (ditanya) di dalam kuburnya kecuali orang syahid?" Rasulullah menjawab, "Cukuplah kilatan pedang kepadanya sebagai ujian baginya." (HR. An Nasai)
2. Ribath di Jalan Allah
Dari Salman ra, Rasulullah SAW bersabda, "Menjaga perbatasan sehari semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan dengan melaksanakan sholat pada malam harinya. Dan jika meninggal (orang yang menjaga perbatasan itu) maka dialirkan padanya pahala amalnya yang dikerjakannya, dan dialirkan pula rezeki padanya dan terjaga dari fitnah." (HR. Muslim)
3. Meninggal pada hari jum'at
Nabi SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin meninggal pada hari jum'at melainkan dia akan diselamatkan dari fitnah kubur." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
4. Meninggal karena sakit perut
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang meninggal karena sakit perut maka dia tidak akan disiksa dalam kuburnya." (HR. An Nasai dan Tirmidzi)
5. Membaca surat Al Mulk dengan Istiqomah
Dari Ibnu Abbas, 'Ada seorang sahabat Rasulullah yang membuat tenda dekat kuburan. Ia tak mengetahui bahwa tempat itu adalah kuburan.'
Sahabat itu kemudian menyadari bahwa tempat itu adalah kuburan seseorang, tiba-tiba dia mendengar dari dalam kubur itu bacaan surat Al-Mulk hingga khatam.
Rasullullah pun bersabda, "Itu (Surat Al-Mulk) adalah penangkal penyelamat yang menyelamatkan pembacanya dari azab kubur."

Posting Komentar